Minggu, 26 April 2015

Struggle of life

Tuhan menganugrahkan kehidupan pada makhluk yang diciptakannya untuk dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Namun kehidupan yang dijalani sering kali memberikan cabaran dan kesulitan, sehingga membuat seseorang akan merasa iri dengan kehidupan orang lain yang terlihat lebih menyenangkan. Disinilah peran dari kata “bersyukur” dibutuhkan, supaya kita terhindar dari apa itu kata “iri” terhadap kehidupan orang lain.
Tuhan memberikan manusia kebebasan memilih langkah dalam kehidupan, namun bukan berarti tidak ada konsekwensi dibalik pilihan tersebut. Seseorang bisa memilih kehidupan konstan tanpa menciptakan perubahan yang berarti hanya karna dia tidak ingin mengambil resiko dalam hidupnya. Ada juga seseorang yang jatuh bangun karna problematika kehidupan, atas segala resiko yang dia ambil, namun akhirnya dia bisa sukses dan mendapatkan masa depan yang lebih baik karna dia menantang resiko tersebut dengan keyakinan untuk maju.
Manusia merupakan makhluk yang tidak akan pernah merasa cukup dengan apa yang dia miliki, dan saya yakin sebagian besar dari populasi manusia yang ada di muka bumi ini akan mengakuinya walau hanya pada diri sendiri. Sering kali kita merasa iri dan ingin memiliki apa yang orang lain miliki, benar sekali yang pepatah katakan “Rumput tetangga selalu lebih hijau dibanding rumput yang ada di halaman sendiri”.
Hey… tapi lihat dulu apa yang telah mereka lakukan untuk mendapatkan rumput yang lebih hijau itu, karna kebanyakan dari kita hanya melihat hasil bukan proses. Kita bahkan tidak tau pasti yang sebenarnya, bisa saja rumput yang lebih hijau itu adalah rumput yang sangat mahal yang perawatannya membutuhkan lebih banyak waktu dan materi. Kemungkinan kita tidak mampu untuk meluangkan waktu bahkan tidak sanggup menyisihkan materi untuk merawatnya. Atau mungkin rumput hijau itu adalah rumput sintetis, keras dan kaku yang akan membuat kita meringis apabila menapakinya.
Kekuatan terbesar pada manusia dalam menghadapi masalah kehidupan adalah hati, dan cara menjaga hati agar tetap terpelihara adalah dengan menjaga mata. Karna mata bisa dikatakan sebagai sarana yang memberikan informasi kedalam hati. Tidak semua informasi yang diberikan mata adalah yang sebenarnya, dan hati pun akan menangkap informasi tersebut dengan arti yang berbeda-beda. Bahkan sifat iri pun disebabkan oleh mata yang melihat kelebihan orang lain yang kemudian di transfer ke dalam hati. Dan terbentuklah “iri hati”. Segala hal bersumber dari dari hati, tekad, niat, keyakinan, kesedihan, galau, cinta, kasih, dendam, benci dan banyak hal lainnya. Maka untuk menjalani kesulitan dalam kehidupan pun kita harus memelihara hati, karna saat masalah menerjang dan kita membiarkan hati kita lemah tanpa disirami oleh keyakinan dan harapan untuk bangkit, maka ia hanya seperti sebuah tanaman layu dan mudah tercerabut dari tanah.
Berikut untaian kutipan motivasi yang mungkin akan menyadarkan kita bahwa apa yang Tuhan berikan selalu hal yang jauh lebih lebih indah dibanding apa yang kita minta.

“I asked God for strength that I might achieve, I was made weak that I might learn humbly to obey. I asked for health that I might do greater things, I was given infirmity that I might do better things. I asked for riches that I might be happy, I was given poverty that I might be wise. I asked for power that I might have the praise of men, I was given weakness that I might feel need of God. I asked for all things that I might enjoy life, I was given life that I might enjoy all things. I got nothing that I asked for, but everything I hoped for. Almost despite myself, my unspoken prayers were answered.”~ Unknown

Pada intinya yang harus kita lakukan untuk mendapatkan kehidupan yang kita inginkan adalah dengan berusaha dan mensyukuri apa yang telah kita miliki. Percayalah Tuhan jarang sekali memberikan apa yang kita inginkan karna Dia selalu lebih tau apa yang kita butuhkan.

1 komentar:

  1. wooow! nice! cuss ah.. butuh kacamata tembus pandang? invite aqoeh eaa.. pin: G30SPKI

    BalasHapus